Lunturnya nilai moral di Keluarga Minangkabau

ddd

Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.

Continue reading

Menjauhi Rokok Dari Kehidupan Anak

ddd

Rangga Sudarma

Penulis Adalah Alumnus Universitas Bung Hatta

Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin.

Bahaya rokok sudah tertera jelas di setiap bungkusnya, bahwa rokok sangat membahayakan kesehatan. Namun jumlah perokok diIndonesiaterus meningkat setiap tahunnya. Termasuk kalangan anak-anak dan remaja. Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) memperkirakan ada 21 juta anakIndonesiamenjadi perokok dan akan terus bertambah.

Continue reading

Demoralisasi Penegakan Hukum

ffffRangga Sudarma

Penulis Adalah Alumnus PGSD Universitas Bung Hatta

Beberapa waktu lalu di wilayah Solok, seorang pemuda tewas dengan sia-sia setelah diamuk massa, karena mencuri rokok (17/5). Tindakan tidak memiliki dasar hukum itu juga terjadi di beberapa daerah dengan latar belakang yang berbeda. Main hakim sendiri merupakan bentuk frustasi dan demoralisasi hukum yang martabatnya semakin rendah di mata masyarakat.

Continue reading

Human Error

ssRangga Sudarma
Penulis Adalah Alumnus PGSD Universitas Bung Hatta

Ketua DPR, Marzuki Alie, menyatakan tragedi kecelakaan pesawat Sukhoi Super Jet (SSJ) 100, di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, mestinya dijadikan pelajaran bagi dunia penerbangan Indonesia.

Rasanya api jauh dari panggang. Pernyataan Ketua DPR, Marzuki Alie selalu menimbulkan pro kontra dan mengundang perdebatan oleh semua kalangan. Rasanya tragedi itu tidak akan dijadikan pelajaran oleh dunia penerbangan ataupun oleh dunia transportasi lainnya. Karena di Indonesia, peraturan yang dibuat hanya untuk dilanggar dan terus dilanggar.

Continue reading

Penerapan Pendidikan Keunggulan

dddd

Rangga Sudarma

Penulis Adalah Alumnus PGSD Universitas Bung Hatta 

Untuk mencapai keunggulan dalam percaturan Internasional, agaknya wawasan keunggulan yang telah menjadi kebijakan pemerintah perlu dibudayakan dalam penyelenggaraan pendidikan.

Continue reading

Pemberdayaan Zakat

vvvRangga Sudarma

Penulis Adalah Alumnus Universitas Bung Hatta

Kemiskinan tidak akan terselesaikan tanpa memperhatikan bagaimana kesejahteraan terdistribusi secara merata kepada seluruh rakyat.

Continue reading

Pudarnya Etika Berbangsa

sby

Rangga Sudarma

Alumnus PGSD Universitas Bung Hatta

Bangsa (nation) adalah suatu “konsepsi kultural” tentang suatu komunitas politis yang secara keseluruhan dibayangkan sebagai kerabat yang berdaulat (Anderson, 1991).

Continue reading

Urgensi Pembelajaran Moral

Rangga SudarmaMoral

Penulis Adalah Alumnus PGSD Universitas Bung Hatta

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 2 Mei merupakan momentum untuk memperkokoh kesadaran dan komitmen bangsa akan pentingnya pendidikan bermutu bagi masa depan Indonesia.

Continue reading

Wawasan Keunggulan

ungul

Rangga Sudarma
Alumnus PGSD Universitas Bung Hatta

Sekolah sebagai lembaga pendidikan merupakan garda depan menanamkan konsep pendidikan karakter sebagai pilar kebangkitan bangsa. Yaitu tumbuhnya kesadaran siswa sebagai makhluk ciptaan Tuhan, tumbuhnya kepenasaran intelektual untuk membangun keilmuan, dan tumbuhnya rasa bangga dengan cara berprestasi. Agar muncul kebanggaan siswa dan berkata: We are the Indonesian. (M. Nuh)

Continue reading

PNS Berbudi Luhur

Rangga Sudarma

Penulis adalah alumnus PGSD UBH

pnsJabatan pegawai negeri sipil (PNS) memang sedikit unik dari pekerjaan lainnya. Walaupun gaji pokok PNS tidak besar, tetapi kehidupannya terlihat lebih terhormat dan mapan.

Menjadi PNS berarti memperoleh kesempatan terbuai dengan kenyamanan. Setiap orang yang menjadi PNS akan memiliki penghasilan tetap dan memperoleh jaminan fasilitas kehidupan. Mulai dari gaji pokok dan tunjangan, kendaraan pribadi, fasilitas perumahan murah, asuransi, serta pensiunan di hari tua. Menjadi PNS juga memperoleh prestise (penghargaan dari orang lain) dan memiliki kelas sosial yang lebih tinggi di kehidupan masyarakat.

Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.